Cara Cek & Hapus Stalkerware dari Android

· 3 min read
Cara Cek & Hapus Stalkerware dari Android
Photo by Adrien / Unsplash

Penulis: Farhanah

Sebelumnya, apa itu stalkerware?

Stalkerware adalah perangkat lunak atau aplikasi yang memungkinkan orang lain, biasanya pasangan atau anggota keluarga, secara diam-diam memantau dan merekam informasi tentang aktivitas dalam ponsel seseorang. Stalkerware dapat digunakan untuk melacak, memantau, menguntit, dan melecehkan lebih lanjut.

Penggunaan stalkerware tidak memerlukan keterampilan teknis tertentu. Pelaku tidak harus menjadi "peretas/hacker jago" demi memata-matai aktivitas ponsel. Aplikasi ini dapat dengan mudah dibeli dan dipasang. Kebanyakan stalkerware diinstal pada ponsel, tetapi ada juga versi untuk desktop, laptop (termasuk Macbook) dan tablet. Stalkerware adalah salah satu bentuk penyalahgunaan yang difasilitasi teknologi dan sering menjadi bagian dari pola penyalahgunaan yang lebih luas, termasuk kekerasan berbasis gender online (KBGO).

Ada sejumlah cara yang bisa kita lakukan secara mandiri untuk cek dan menghapus stalkerware dari perangkat Android kita. Namun, sebelum melanjutkan, jika berpotensi kekerasan, jangan lupa rencanakan keselamatan sebelum menghapus. Cek The Coalition Against Stalkerware yang menawarkan saran dan panduan bagi para korban dan penyintas stalkerware. Cek juga layanan korban kekerasan terdekat darimu jika kamu berpotensi menjadi korban di Cari Layanan.

Spyware, termasuk stalkerware, pada dasarnya dirancang untuk tidak tampak, tetapi perlu diingat bahwa menghapus spyware dari telepon kita kemungkinan akan memperingatkan orang yang menanamnya, yang dapat menciptakan situasi yang tidak aman jika aksi pelaku terekskalasi. Perhatikan bahwa panduan ini hanya menghapus aplikasi spyware, tidak menghapus data yang telah dikumpulkan dan diunggah. Selain itu, beberapa versi Android mungkin memiliki opsi menu sedikit berbeda.

Langkah-langkah berikut bisa kamu ikuti, tentu perlu disadari terlebih dahulu risikonya.

1. Cek pengaturan Google Play Protect.

Google Play Protect adalah salah satu perlindungan terbaik untuk melindungi dari aplikasi Android berbahaya, baik pihak ketiga maupun di app store. Namun, ketika dimatikan, perlindungan tersebut berhenti, dan stalkerware atau malware dapat diinstal pada perangkat di luar Google Play.

Itu sebabnya jaringan stalkerware ini meminta orang yang menanam spyware untuk menonaktifkan Google Play Protect sebelum berfungsi.

Periksa pengaturan Google Play Protect melalui aplikasi Google Play dan pastikan itu diaktifkan, dan pemindaian baru saja selesai.

2. Periksa apakah layanan aksesibilitas telah rusak.

Stalkerware bergantung pada akses mendalam ke perangkat dan datanya. Program ini sering menyalahgunakan fitur aksesibilitas di Android yang, menurut desain, harus memiliki akses luas ke sistem operasi dan datanya agar pembaca layar dan fitur aksesibilitas lainnya berfungsi.

Jika kamu tidak mengenali layanan yang diunduh di opsi Aksesibilitas/Accessibility, kamu mungkin bisa menghapusnya. Banyak aplikasi penguntit disamarkan sebagai aplikasi biasa yang disebut "Aksesibilitas" atau "Kesehatan Perangkat/Device Health.”

3. Periksa apakah aplikasi admin perangkat telah diinstal.

Opsi admin perangkat ini dirancang untuk digunakan oleh perusahaan untuk mengelola ponsel karyawan dari jarak jauh, menonaktifkan fitur, dan menghapus data untuk mencegah kehilangan data. Namun, mereka juga mengizinkan aplikasi penguntit untuk merekam layar dan mengintai pemilik perangkat.

Kebanyakan orang tidak akan memiliki aplikasi admin perangkat di ponsel pribadi mereka, jadi waspadalah jika kamu melihat aplikasi yang tidak dikenal, biasanya dinamain semacam "Layanan Sistem", "Kesehatan Perangkat", atau "Admin Perangkat".

4. Cek aplikasi untuk uninstall.

Kamu mungkin tidak melihat ikon apps layar di beranda ponsel untuk salah satu aplikasi penguntit ini, tetapi mereka mungkin masih muncul di daftar aplikasi perangkat Android. Buka pengaturan Android, lalu lihat daftar aplikasimu. Cari aplikasi yang tampak umum seperti “Device Health” atau “System Service”, dengan ikon yang biasa saja. Aplikasi ini biasanya akan memiliki akses luas ke kalender, log panggilan, kamera, kontak, dan lokasimu.

Jika kamu melihat aplikasi di sini yang tidak dikenali atau belum pernah menginstal, kamu dapat menekan Uninstall. Perhatikan bahwa aksi ini kemungkinan akan memberi notifikasi pada orang yang menanam stalkerware pada ponselmu.

5. Amankan ponsel.

Jika stalkerware ditanam di ponselmu, ada kemungkinan besar ponselmu tidak terkunci, tidak terlindungi, atau kunci layarnya mudah ditebak dan dipelajari. Kata sandi layar kunci yang lebih kuat dapat membantu melindungi ponsel dari calon penguntit. Kamu juga harus melindungi email dan akun online lainnya menggunakan autentikasi dua faktor (2FA) jika memungkinkan.

Sumber:

Techcrunch

Stopstalkerware.org

Related Articles

Keamanan Digital Ponsel
· 1 min read